Jurnal SINTA dalam Ekosistem Penelitian di Indonesia
Dalam lingkup akademik, publikasi karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi kini menjadi suatu keharusan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing publikasi ilmiah milik perguruan tinggi di Indonesia yang masih tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya.
Jurnal SINTA atau Science and Technology Index merupakan sebuah sistem yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Layanan ini menyediakan daftar jurnal nasional terakreditasi yang berfungsi sebagai basis data dari sekumpulan jurnal berkualitas unggul yang telah diakui secara resmi oleh pemerintah.
Bagi para akademisi, kehadiran SINTA berfungsi sebagai acuan utama untuk mengidentifikasi jurnal berintegritas tinggi yang layak dijadikan referensi penelitian. Lebih lanjut, SINTA juga mendukung perguruan tinggi dalam memperkenalkan karya ilmiah yang dihasilkan hingga berdampak pada meningkatnya citra institusi, baik di ranah nasional maupun global.
SINTA sudah terintegrasi dengan Scopus serta Google Scholar, sehingga para pengguna dapat memperoleh data mengenai kredibilitas jurnal yang berskala internasional.
Layanan SINTA memiliki beberapa fungsi esensial yang bertujuan untuk mendukung ekosistem penelitian ilmiah di Indonesia, yaitu:
- Indeks Jurnal dan Seminar: SINTA berfungsi sebagai database utama untuk riset ilmiah yang lintas disiplin; melakukan pengelolaan serta pendataan jurnal ilmiah dan juga seminar maupun konferensi nasional di Indonesia.
- Evaluasi Mutu Jurnal: SINTA menetapkan standar kualitas jurnal melalui peringkat berdasarkan proses editorial, tingkat kutipan, dan pengaruh ilmiahnya.
- Kemudahan Akses Riset Terkini: Layanan SINTA mempunyai keterbukaan akses bagi semua pihak, sehingga mempermudah pencarian referensi serta literatur terkini.
- Promosi Riset Domestik: SINTA mampu meningkatkan eksposur dan juga pengakuan hasil penelitian lokal melalui pengindeksan yang komprehensif.
- Penguatan Reputasi: Perguruan tinggi dapat memanfaatkan akreditasi serta ranking dari SINTA untuk meningkatkan kredibilitas di ranah publikasi ilmiah.
Faktanya, SINTA menerapkan klasifikasi enam tingkatan berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah yang menilai jurnal menurut tingkat kualitasnya, meliputi:
- Jurnal SINTA 1 (S1) memiliki skor akreditasi 85 ≤ n ≤ 100 yang menjadikannya level tertinggi dengan dampak terluas di kalangan ilmuwan. Jurnal ini kerap menjadi rujukan karena kredibilitasnya yang unggul serta tak jarang juga sudah terindeks Scopus.
- Jurnal SINTA 2 (S2) mempunyai skor akreditasi 75 ≤ n ≤ 85 yang menunjukkan pengaruh yang kuat di berbagai disiplin ilmu.
- Jurnal SINTA 3 (S3) memiliki skor akreditasi 60 ≤ n ≤ 70 yang mencerminkan kualitas yang memadai.
- Jurnal SINTA 4 (S4) mempunyai skor akreditasi 50 ≤ n ≤ 60 yang menandakan perlunya peningkatan mutu, sebab dampaknya masih terbatas di bidang akademik.
- Jurnal SINTA 5 (S5) memiliki skor akreditasi 40 ≤ n ≤ 50 yang membuktikan pentingnya pengembangan lanjutan.
- Jurnal SINTA 6 (S6) mempunyai skor akreditasi 30 ≤ n ≤ 40 yang merupakan level terendah, sehingga butuh perbaikan besar pada kualitas publikasi.
Pada era regulasi terbaru di tahun 2025-2026, SINTA dinilai semakin krusial berkat kaitannya dengan Juknis Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 yang tiap butirnya mengatur petunjuk teknis terkait bagaimana pengembangan profesi dan karier dosen di Indonesia. Peringkat SINTA dijadikan tolak ukur wajib untuk persyaratan angka kredit (PAK) kenaikan jabatan fungsional, seperti Lektor (minimal 1 artikel SINTA 4), Lektor Kepala (SINTA 2), hingga Profesor (SINTA 1 atau setara dengan Q2 Scopus).
Kehadiran SINTA tidak hanya memperkuat ekosistem penelitian nasional, tetapi juga membuka peluang bagi para akademisi Indonesia untuk bersaing secara global melalui publikasi berkualitas tinggi yang terukur serta diakui.
Sumber Rujukan:
- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen. (diakses dari: https://peraturan.go.id/files/permendiktisaintek-no-52-tahun-2025.pdf).
- Puspita, D. (2024). Kenali Lebih Jauh Tentang Jurnal SINTA, Salah Satu Luaran TA Mahasiswa. (diakses dari: https://ikom.umsida.ac.id/kenali-lebih-jauh-tentang-jurnal-sinta/).
- Saputra, A. (2020). Pemanfaatan Science and Technology Index (SINTA) untuk Publikasi Karya Ilmiah dan Pencarian Jurnal Nasional Terakreditasi. Media Pustakawan, 27(1), 56-68.
- SINTA. (2020). (diakses dari: https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/).
- Telkom University. (2024). Fungsi, Tingkatan, dan Cara Akses Jurnal SINTA. (diakses dari: https://telkomuniversity.ac.id/fungsi-tingkatan-dan-cara-akses-jurnal-sinta/).