Zotero: Sahabat Peneliti di Era Digital
Dewasa ini, perkembangan teknologi mampu memberikan dampak yang positif terhadap kemudahan dalam proses pengumpulan data dan pengelolaan sumber referensi di berbagai penelitian. Oleh karena itu, kemajuan teknologi telah menghadirkan berbagai inovasi praktis, salah satunya adalah manajer referensi (reference managers), yaitu perangkat lunak canggih yang dirancang khusus untuk mempermudah para peneliti dalam mengelola, mengorganisir, serta menghasilkan daftar pustaka yang tersusun secara otomatis dan akurat.
Pada bidang penelitian, terdapat beberapa nama reference managers yang sering digunakan oleh para akademisi, contohnya RefWorks, EndNote, Mendeley, serta Zotero.
Zotero adalah sebuah software (perangkat lunak) gratis untuk membantu mengumpulkan, mengorganisir, menandai, mengutip, dan berbagi penelitian. Biasanya, pengguna Zotero banyak didominasi oleh para peneliti dari bidang ilmu humaniora maupun ilmu sosial.
Melalui perangkat lunak ini, Zotero memungkinkan penggunanya untuk melakukan berbagai hal, seperti:
- Melakukan penyimpanan referensi dari katalog perpustakaan, basis data penelitian, serta internet.
- Menyertakan file PDF, gambar, audio, video, dan tangkapan layar dari laman web.
- Menulis anotasi serta melampirkannya ke dalam kutipan.
- Menyusun daftar pustaka menggunakan berbagai gaya penulisan.
Lebih lanjut, kutipan dalam teks dapat disesuaikan dengan menggunakan format MLA, APA, atau Chicago.
Kabar baiknya, Zotero telah terintegrasi dengan beberapa konektor untuk browser, meliputi Edge, Chrome, Mozilla Firefox, dan Safari. Deretan konektor tersebut secara otomatis mampu mendeteksi konten yang berupa sumber informasi akademik kemudian menyimpannya di Zotero hanya dengan satu kali klik. Tak hanya terkoneksi dengan beberapa browser, Zotero juga menawarkan aplikasi untuk desktop yang dapat diunduh serta digunakan untuk mengelola daftar referensi.
Bagi kemudahan sinkronisasi data, Zotero menyediakan cloud gratis sebesar 300 MB. Fasilitas ini memungkinkan para pengguna untuk menyimpan serta mengakses seluruh daftar referensi secara otomatis di berbagai perangkat, sehingga proses penulisan riset dapat dilakukan dengan lebih efisien.
Secara keseluruhan, kehadiran Zotero mampu memberikan kontribusi penting dalam mendukung praktik penelitian yang lebih terstruktur.
Sumber Rujukan:
- Central Michigan University Libraries. (2025). Zotero and How It Works: Zotero? What is it?. (diakses dari: https://libguides.cmich.edu/Zotero).
- International Labour Organization. (2025). Zotero: What is Zotero?. (diakses dari: https://libguides.ilo.org/zotero).
- Mount Royal University Library. (Tanpa Tahun). What is Zotero?. (diakses dari: https://libraryhelp.mtroyal.ca/tech/faq/206515).
- University of Toronto Scarborough Library. (2025). Zotero. (diakses dari: https://guides.library.utoronto.ca/zotero).
- University of Westminster, Library Guides. (Tanpa Tahun). Reference managers and tools: Home. (diakses dari: https://libguides.westminster.ac.uk/referencemanagers).
- Zotero. (Tanpa Tahun). (diakses dari: https://www.zotero.org/).